Travelport signs agreement with Qantas to provide more flexibility for travel agents

May 2018, Thursday

Travelport (NYSE: TVPT), platform tata niaga perjalanan terkemuka, pada hari ini mengumumkan penandatanganan kerjasama multi tahun dengan Qantas Airways yang mencakup pendistribusian konten dan integrasi maskapai penerbangan nasional milik Australia ini ke dalam platform NDC yang baru-baru ini diumumkan oleh Qantas yaitu Qantas Distribution Platform (QDP).

Solusi penjualan Rich Content and Branding yang telah diterapkan oleh Travelport akan memberikan akses untuk melihat gambar dari kabin-kabin dan makanan yang dimiliki maskapai penerbangan kepada lebih dari 65,000 travel agent di seluruh dunia yang telah terhubung dengan Travelport. Seluruh travel agent ini juga dapat melakukan pemesanan produk layanan tambahan milik maskapai seperti layanan tempat duduk extra legroom.

Travelport merupakan operator global distribution system (GDS) yang pertama kali diberikan sertifikasi tertinggi oleh IATA untuk teknologi distribusi maskapai penerbangan melalui New Distribution Capability (NDC). Dengan sertifikiasi inilah, Travelport kini berada pada posisi yang terbaik untuk mendukung QDP untuk mengembangkan distribusi konten yang lebih fleksibel, karena maskapai penerbangan akan menjadi yang pertama kali menerapkan konten NDC di tahun ini. Dan Travelport menjadi satu-satunya perusahaan yang telah ditunjuk oleh Qantas, dimana Qantas merupakan salah satu maskapai penerbangan yang akan lebih dulu menerapkan konten NDC.

Stephen Surrock, Chief Commercial Officer Travelport, berkomentar bahwa : “Kesepakatan ini dapat dikatakan sebagai wujud dari Qantas yang memiliki visi yang sangat maju kedepan yang patut diapresiasi. Travelport sangat bangga menjadi pionir global dari NDC yang terhubung dengan maskapai penerbangan. Baik itu penggunaan Rich Content dan Branding atau kemampuan kami dalam hal NDC, Travelport telah memperlengkapi diri dengan cara yang berbeda untuk dapat mendukung Qantas dalam mengoptimalkan distribusi konten secara global.”